Sejarah dan perkembangan jaringan 1G,
2G, 3G & 4G
Perkembangan
sinyal jaringan ternologi pertama adalah
1. 1G
G
yaitu generasi pertama awal dari teknologi jaringan, yang merupakan sinyal
radio yang di terjemahkan dalam bentuk analog. Fungsi dari 1G yaitu bisa
mengirim pesan teks dan suara . namun jaringan yang di sediakan oleh 1G
terbatas.
2. 2G
2G
merupakan generasi kedua setelah 1G, jaringan 2G sudah menggunakan sinyal
digital dan generasi ini menggunakan mekanisme TDMA(time devision multiple
acces) & CDMA (code devision multiple access) di dalam teknik
komunikasinya.
- (GPRS)
- Teknologi GPRS merupakan peningkatan dari teknologi 2G terutama dalam platform dasar GSM telah mengalami penyempurnaan, khususnya untuk aplikasi data.
- General Packet Radio Service, adalah suatu teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data yang menjanjikan kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet, mengirim e-mail, mms (pesan gambar)
3. 3G
Third
Generation Technology
atau W-CDMA/UMTS adalah generai ketiga dari perkembangan teknologi
nirkabel. Dalam generasi ke tiga ini lebih baik dari pada jaringan EDGE. Dimana
jika jaringan EDGE kita hanya bisa browsing, e-mail, mms, dan browsing. Layanan
3G juga memiliki fasilitas video streaming, (termasuk didalamnya: video
conference, dan video calling). Secara teori kecepatan akses 3G sekitar
480kbps.
- 3.5G / 3G+ (HSDPA)
- High-Speed Downlink Packet Access adalah perkembangan 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 G. Karena HSDPA masih berjalan pada platfrom 3G. Secara teori memberikan layanan suara, video, maupun akses dengan kecepatan hingga 3.6 Mbps atau 9 kali lebih cepat dari layanan 3G umumnya.
- Kontennya sendiri tidak jauh berbeda dengan konten dari teknologi 3G yang sudah ditawarkan oleh beberapa operator seluler di Indonesia yaitu video call, mobile video, mobile TV, serta video content. Perbedaannya adalah 3.5G menyuguhkan gambar yang lebih tajam dari gambar yang ditawarkan oleh 3G.
- High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA)
- HSUPA merupakan salah satu protokol ponsel yang memperbaiki proses uplink atau penaikkan data dari perangkat ke server (unggah) yang mencapai 5,76 Mbit/s. Dengan kecepatan ini, pengguna dapat lebih mudah mengunggah tulisan, gambar, maupun video ke blog pribadi ataupun situs seperti YouTube hanya dalam waktu beberapa detik saja. HSUPA juga dapat mempermudah melakukan video streaming dengan kualitas DVD, konferensi video, game real-time, e-mail, dan MMS.
- High-Speed Packet Access (HSPA)
- Koleksi protokol telepon genggam dalam ranah 3,5G yang memperluas dan memperbaiki kinerja protokol Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA), High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA), dan High Speed Packet Access+ (HSPA+) adalah bagian dari keluarga High-Speed Packet Access (HSPA).
- HSPA merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama, Release 99 (R99). Sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA, HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (EV-DO) yang merupakan perkembangan dari CDMA2000.
- High Speed Packet Access+ (HSPA+)
- HSPA+ atau disebut juga Evolusi HSPA adalah teknologi standar pita lebar nirkabel yang akan hadir dengan kemampuan pengiriman data mencapai 42 Mbit/s untuk downlink dengan menggunakan modulasi 64QAM dan 11 Mbit/s untuk uplink dengan modulasi 16QAM.
- Evolution Data Optimized (EV-DO)
- EVDO, juga dikenal dengan EV-DO, 1xEvDO dan 1xEV-DO merupakan sebuah standart pada wireless broadband berkecepatan tinggi. EVDO adalah singkatan dari “Evolution, Data Only” atau “Evolution, Data optimized”. Istilah resminya dikeluarkan oleh Assosiasi Industri Telekomunikasi yaitu CDMA2000, merupakan interface data berkecepatan tinggi pada media udara. EVDO satu dari dua macam standar utama wireless Generasi ke-3 atau 3G. adapun standart yang lainnya adalah W-CDMA.
4G
(LTE)
a. Fourth-generation technology atau sering disebut LTE Advanced
merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini
menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah
"10G and beyond". Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun,
terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan
sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel
dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik
dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan
tinggi.
5. 5G
Jaringan sinyal yang sedang digarap
Samsung, 5G atau mmWave Techonology mungkin datang beberapa tahun ke depan.
Kabarnya, sinyal ini mampu membesut kecepatan data transfer mencapai 1 Gbps,
alias Gigabyte per-second. Kecepatan data transfer untuk para penggila download
atau menonton video HD via internet. Namun, entah kapan datang ke Indonesia
sinyal 5G.
0 komentar:
Posting Komentar